6 Feb 2016

Inside Out (2015): Supertakuler !!!

Pindahan is suck
 
Film Inside Out ini colorful abis. Ide filmnya jenius banget, imajinatif, dan fun. Gue suka film film yang nyentrum dunia imajinasi gue nyala kayak gini.

Idenya beneran jenius, seolah olah diotak lu ada emosi berbentuk makluk hidup yang  ngendaliin. Dan kalo dipikir pikir idenya super kreatif dan aplikatif.

full tim
Ceritanya ada diotak Riley. Ada 5 emosi Joy, Sadness, Fear, Angger, dan Disgust. Riley dan keluarga pindah dari Minnesota ke San Francisco. Pergolakan emosi untuk menerima lingkungan baru ini jadi sumber masalahnya.

Joy is kind of asshole. Brengsek egois. Ada beberapa momen yang gue kesel banget ama Joy. But she is the Joy, u can't hate her. And Bing Bong kind of idiot.

idiot meet asshole
Setelah nonton Inside Out gue kadang bertanya tanya, ni sekarang siapa yang lagi ngendaliin otak gue nih. Kalo gue mikir jorok siapa yang ngendaliin nih, Joy pasti nih.

Gue udah 3 kali nonton Inside Out dan semuanya sukses bikin gue ingusan. Don't judge me. Gue pernah ngalamin yang dialami Riley.

happy-sad ending
Umur 9 tahun gue pindah dari Balai Selasa, desa indah yang tentram di Pesisir Selatan ke kota Padang yang well, kota. I know how Riley feel.

Gue jadi paham konsep complex memory. Dan dengan cara yang alus banget. Gue juga paham kalo setiap emosi tu penting, bahkan yang terburuk pun.

Film Inside Out ini keren banget. Premisnya mantap, konfliknya solid, eksekusi conclusionnya rapi abis. Supertakuler !!!

"I'm positive that you'll get lost in there !!"

No comments:

Post a Comment